Puisi: Balpen (Karya Bakdi Soemanto)

Balpen

balpen mencatat
pertemuan demi pertemuan
percakapan demi percakapan
dari hari ke hari

"jangan ditunjukkan siapa pun,"
kota balpen kepada kertas,
"apa yang tertulis pada dirimu."
"Kenapa?" tanya kertas itu.
"sebab yang kucoretkan kisah
kita sendiri.
juga, betapa gemasnya
ujungku
menyentuh halus
kulit permukaanmu."

"ya, tapi kenapa?" desak kertas itu.
"ah, kau ini.
biarlah catatan ini jadi rahasia
bagi setiap ahli sastra
yang geram mau tahu
soal pribadi kita."

1982
Puisi: Balpen
Puisi: Balpen
Karya: Bakdi Soemanto

Catatan:
  • Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U.
  • Bakdi Soemanto lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 29 Oktober 1941.
  • Bakdi Soemanto meninggal dunia di Yogyakarta pada tanggal 11 Oktober 2014 (pada umur 72 tahun)

Baca juga: Sajak Kecewa
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar