Puisi: Ingin Kutulis Puisi (Karya Aspar Paturusi)

Ingin Kutulis Puisi

aku ingin menulis baris-baris puisi tentang kau
ternyata tak satu pun kata yang mampu kutulis
padahal sungguh aku sangat ingin

pasti aku tak bisa menghindari nasib malangmu
koran, radio dan televisi mengisahkan deritamu
seolah kau lahir untuk kehidupan seperti ini

hampir ada di mana-mana di semua pojok bumi
engkau dan keluargamu ditenggelamkan tsunami
engkau dan keluargamu dilumat  gempa bumi
engkau dan keluargamu terbakar awan panas
engkau dan keluargamu di tenda pengungsian
engkau dan keluargamu hidup tanpa masa depan

ingin kurekam semuanya dalam baris-baris puisi
ternyata tak satu pun kata yang mampu kutulis
padahal sungguh aku sangat ingin

kau yang berbondong-bondong ke negeri orang
langkah pasti tinggalkan bebatuan di negeri sendiri
di sana ada bongkahan emas yang mudah dipetik

emas hilang, lalu yang ada hanya siksa demi siksa
loncat dari lantai tujuh, tubuhmu remuk  seketika
majikan menganggap tubuhmu pantas diseterika

tak ada emas dibawa pulang dari negeri orang
dikenal hanya nama dan nasibmu yang malang
kau kembali ke negerimu hidup di tanah gersang

ingin kupahatkan kisahmu pada baris-baris puisi
ternyata tak satu pun kata yang mampu kutulis
padahal sungguh aku sangat ingin

Jakarta, 1 Desember 2010
Puisi: Ingin Kutulis Puisi
Puisi: Ingin Kutulis Puisi
Karya: Aspar Paturusi

Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Puisi Keresahan
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar