Kabar Angin

lihatlah daun bergerak gemulai ditiup angin petang
dedaunan menari sekalipun angin bertiup perlahan

jangan sangka mereka tak bergerak pada malam hari
walau tak terasa ada hembusan angin

angin dan daun sudah sejak lama saling kenal
daun jadi pasrah bila angin berkobar marah
angin sangat mudah berubah perangai
daun pun berjaga setiap saat

daun tua yang tak berdaya segera berguguran
angin sering berkabar akan bertiup kencang
bahkan berubah jadi badai dan putingbeliung
ternyata tidak, lahirlah kata: kabar angin!

terimalah kabar yang membuat hati berbunga
walau pada akhirnya hanya kabar angin!

Jakarta, 10 Oktober 2011
Puisi: Kabar Angin
Puisi: Kabar Angin
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: