Puisi: Kapal Keheningan (Karya Leon Agusta)

Kapal Keheningan
: HBD

hanya ia yang tahu, ia yang mengalami
nyeri pecutan cambuk gelombang
pedang topan jurus bersilang
merobek layar patahkan tiang

kapal keheningan

sunyi laut berkisah tak pernah lengkap
walau tak pasti ia seperti dapat menangkap
bisikan fajar, diantarkan cahaya
ketika pantai menyongsongnya

pada catatan cuaca
tersimpan senyuman, kenangan dan rahasia
tak ada kata yang kuasa menangkapnya
tak ada tangan yang kuasa menghapusnya

kini waktu pun sampai; pelabuhan melepasnya
pelayaran akan jauh, malam akan menemaninya
ia bisa meramal cuaca dan menangkap isyarat

seruling kapal sudah menyanyi
menjemput kenangan yang akan jadi
dijemput laut kecintaan

1992
Puisi: Kapal Keheningan
Puisi: Kapal Keheningan
Karya: Leon Agusta

Catatan:
  • Leon Agusta lahir di Sigiran, Nagari Tanjung Sani Maninjau, Sumatra Barat, 5 Agustus 1938.
  • Leon Agusta meninggal dunia di Kota Padang, 10 Desember 2015 (pada umur 77 tahun).

Baca juga: Puisi Galau
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar