Langit

Langit senja membukakan janji
dan langit menjalinkan duka kehidupan
pada daunan hati
yang selalu mencoba agar tidak selalu tegang.

Langit senja membukakan jendela malam
yang bakal masuk ke dalam
kamar hati
yang berusaha dengan senyum
menumpas dendam.

Langit senja kelabu
ke dalam hati
dicoba tak usah jadi pilu.

Langit dan hati
rata dalam rasa
tidak berbagi duka, juga
tidak sama rata.
Meskipun hampir sempurna
tenggelam dalam kelam.

Langit dan hati
Satu
dalam keduaan.

Langit yang menghati
hati yang melangit.

1975
Puisi: Langit
Puisi: Langit
Karya: Bakdi Soemanto

Catatan:
  • Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U.
  • Bakdi Soemanto lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 29 Oktober 1941.
  • Bakdi Soemanto meninggal dunia di Yogyakarta pada tanggal 11 Oktober 2014 (pada umur 72 tahun)

Baca juga: Puisi Rindu Keluarga

Post A Comment:

0 comments: