LAUT

sekalipun airmu asin dan tak bisa diminum
engkau amat murah hati menghidupkan ikan
setiap hari nelayan gigih melemparkan jaring
kadang bertemu badai dan ganasnya gelombang
sadar benar begitu berartinya kamu bagi mereka

laut, apa yang membuatmu sekali-sekali ngamuk
gelombangmu dahsyat menerjang tinggi ke udara
kau telan kapal bahkan perahu nelayan miskin
airmu kau tumpahkan sekencangnya ke daratan
kau saksikan betapa takutnya manusia padamu
kau biarkan mereka panik, berlarian dan tewas
kau hanyutkan rumah bahkan semua hartanya

laut, kutahu kau sangat setia pada bumi
kau tak henti mencium tepinya di mana-mana
bumi sayang padamu, jadi sayangi pula kami
kau tahu juga kami, kau, bumi dan semua isinya
tak boleh lalai zikir mengagungkan asma Allah

laut, lihat matahari tersenyum padamu
senyum jugalah pada bumi setiap hari
kami senyum ke teduh warna birumu

Jakarta, 27 Juli 2010
Puisi: LAUT
Puisi: LAUT
Karya: Aspar Paturusi

Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kumpulan Puisi Lucu

Post A Comment:

0 comments: