Puisi: Ledek Munyuk (Karya Bakdi Soemanto)

Ledek Munyuk

Terlintas, kita adalah ledek munyuk itu
Menari diiringi tabuhan
Membawa payung jumpalitan
Menarik gerobak tanpa tujuan.
Jika si munyuk bosan dan tak hiraukan irama gendang
Lari mencolek tangan perawan tengah nonton
Cemeti memukul punggung sebagai hukuman
Seiring irama gendang kehidupan
Kita pun menari
Hingga batas waktu
Tatkala tirai panggung turun
Dan pertunjukan usai
Lenyaplah kita tanpa catatan.

Juni, 1995
Puisi: Ledek Munyuk
Puisi: Ledek Munyuk
Karya: Bakdi Soemanto

Catatan:
  • Prof. Dr. C. Soebakdi Soemanto, S.U.
  • Bakdi Soemanto lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 29 Oktober 1941.
  • Bakdi Soemanto meninggal dunia di Yogyakarta pada tanggal 11 Oktober 2014 (pada umur 72 tahun)

Baca juga: Puisi Islami Terbaik
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar