Puisi: Longsor, Awan Panas, Tsunami (Karya Aspar Paturusi)

Longsor, Awan Panas, Tsunami

longsor menewaskan saudara kita
gemuruh derita terjadi di depan mata
jangan biarkan harapan turut punah
agar di wajahmu ada secercah cerah

gunung muntahkan awan panas
debu beterbangan sesakkan napas
tiada daya hadapi nasib malang
getaran pedih arus kehidupan

kau, aku atau saudara kita
bisa tiba-tiba terlanda tsunami
tapi jangan pernah menyerah
jiwa tak boleh longsor runtuh

longsor, awan panas dan tsunami
datang silih berganti di negeri kami
sesungguhnya apa yang terjadi?

Sesungguhnya,
Lantaran aku atau kau?

Jakarta, 23-28 oktober 2010
Puisi: Longsor, Awan Panas, Tsunami
Puisi: Longsor, Awan Panas, Tsunami
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kumpulan Puisi Kocak
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar