Membagi Harapan

kulihat kau terhuyung-huyung
dengan erat kau peluk sesuatu
“hei, benda apa itu” tanyaku,
“sangat hati-hati kau menjaganya”

tampak kau enggan menjawab
namun saat aku mau bertanya lagi
lantang singkat kau berkata:
“harapan”

harapan, itu bukan benda nyata
kau peluk sesuatu yang tak berwujud
tapi kau tetap melangkah ke depan
bagai menggendong beban berat

kau akan apakan harapan itu
siapa pula yang membutuhkannya
di awal tahun ini, kau berbuat sia-sia
tajam tatapanmu mukamu penuh amarah

inilah yang sangat berharga tahun ini, katamu
akan kubwa ke berbagai desa di lembah sana
mereka sudah lama menunggu harapan ini
jadi akan kubagi seadilnya pada setiap rumah

aku rindukan senyum mereka
aku rindukan sinar mata mereka
ketika kusodorkan harapan ini ke genggamannya
katamu pasti, seraya bergegas melangkah

Jakarta, 2010

Puisi: Membagi Harapan
Puisi: Membagi Harapan
Karya: Aspar Paturusi

Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Puisi Suamiku Surgaku

Post A Comment:

0 comments: