MUDIK

Berbekal kenangan
berbekal kerinduan
pulanglah aku ke pangkuanmu

Kucuci debu kota di tubuhku
kusorotkan mata ke hijau pohonan
kudengarkan tutur kata ramah
kisah-kisah masa indah

Namun perlahan terasa
sudah banyak berubah
kampung udikku telah berganti

Denyut gelisah mulai berdegup
tak heran bila ada mal dan kafe
pasar tradisional pun tergusur

Padahal ingin kululur tubuh dan jiwaku
pada lumpur sawah-sawah
pada jernih sungai masa kecil

Mungkin tak ada mudik tahun depan
karena rumah udik telah hilang

Jakarta, 8 September 2011
Puisi: MUDIK
Puisi: MUDIK
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: