Puisi: Nyanyian Burung Tang Tut (Karya L.K. Ara)

Nyanyian Burung Tang Tut

Dengarlah burung tang tut bernyanyi
Tut…tang…tut…tang…tut
Ia menyanyi sepanjang hari
Sepanjang pantai
Dengan suara parau
Burung itu menyanyi
Tut…tang…tut…tang…tut

Dengarlah burung tang tut bernyanyi
Tut…tang…tut…tang…tut
Burung kecil berwarna hijau
Berparuh kuning kemilau
Terbang sepanjang pantai
Kadang dengan rasa risau
Ia bernyanyi tut…tang…tut…tang…tut

Bangun dari tidurnya yang lama
Ia kaget dan memeriksa tubuhnya
Setengah tak percaya
Dari manusia
Kok tiba-tiba
Jadi burung jelita
Burung kecil berwarna hijau
Berparuh kuning kemilau

Akulah si bungsu
Yang mencari kakakku, bisiknya

Si Sulung kakak si Bungsu
Telah pergi berlayar sendiri
Ke laut lepas tak bertepi
Mencari rezeki
Ketika si Bungsu mengambil
Tang dan catut
Untuk menambal perahu mereka
Yang bocor

Dengarlah burung tang tut bernyanyi
Tut…tang…tut…tang…tut
Burung kecil
Kadang dalam gigil
Tertatih merambat pantai
Ia bernyanyi tut…tang…tut…tang…tut

Tinggallah rumah panggung
Berwajah murung
Tinggallah rumah berdinding kulit kayu
Dengan mata sayu
Tinggallah rumah beratap rumbia
Dipayungi awan duka
Tinggallah tiang-tiang tinggi
Dibalut sunyi

Akankah burung tang tut
Sesekali terbang
Menjenguk rumah panggung yang murung
Rumah rumbia yang duka
Rumah bertiang tinggi yang sunyi

Dengarlah burung tang tut bernyanyi
Tut…tang…tut…tang…tut
Burung kecil
Membawa nasib
Terbang melayang
Menyusuri pantai
Menempuh lingkungan sunyi
Memasuki guha sunyi
Sendiri
Ia bernyanyi tut…tang…tut…tang…tut

Pangkalpinang, Bangka
22 November 2004
Puisi: Nyanyian Burung Tang Tut
Puisi: Nyanyian Burung Tang Tut
Karya: L.K. Ara

Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi tentang Fisika
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar