Puisi: Nyanyian Tanah Air (Karya Saini KM)

Nyanyian Tanah Air

Gunung-gunung perkasa, lembah-lembah yang akan tinggal menganga
dalam hatiku. Tanah airku, saya mengembara dalam bus
dalam kereta api yang bernyanyi. Tak habis-habisnya hasrat
menyanjung dan memuja engkau dalam laguku.

Bumi yang tahan dalam derita, sukmamu tinggal terpendam
bawah puing-puing, bawah darah kering di luka,
pada denyut daging muda
Damaikan kiranya anak-anakmu yang dendam dan sakit hati,
ya Ibu yang parah dalam duka-kasihku!

Kutatap setiap mata di stasiun, pada jendela-jendela terbuka
kucari fajar semangat yang pijar bernyala-nyala
surya esok hari, matahari sawah dan sungai kami
di langit yang bebas terbuka, langit burung-burung merpati

1963
Puisi: Nyanyian Tanah Air
Puisi: Nyanyian Tanah Air
Karya: Saini KM

Catatan:
  • Nama lengkap Saini KM adalah Saini Karnamisastra.
  • Saini KM lahir di Kampung Gending, Desa Kota Kulon, Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 16 Juni 1938.

Baca juga: Puisi Cinta
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar