Puisi: Pada Suatu Hari (Karya Saini KM)

Pada Suatu Hari

Arif tertembak mati. Kata seorang mahasiswa kepada kawannya,
di Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, pada suatu hari.
Udara tiba-tiba jadi panas mendidih, karena beribu mata menyorotkan api
Belatipun menggeliat-geliat, gelisah dalam sarungnya.

Arif tertembak mati, kata sejuta orang pada sejuta temannya,
kemudian mereka tundukkan kepala, menghadap ke arah ibukota
di mana seorang pahlawan belia dibaringkan di pangkuan Pertiwi
berdampingan dengan tirani, yang terkubur tanpa diketahui.

Arif tertembak mati, teriak seratus juta tenggorok lagi
di kantor-kantor, di sawah-sawah, di langit dan di tambang dalam bumi
Dengan khidmat seorang guru menandai angka 66 dengan pinsil: Merah
Murid-muridnya membuka halaman baru catatan sejarah: Putih

1966
Puisi: Pada Suatu Hari
Puisi: Pada Suatu Hari
Karya: Saini KM

Catatan:
  • Nama lengkap Saini KM adalah Saini Karnamisastra.
  • Saini KM lahir di Kampung Gending, Desa Kota Kulon, Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 16 Juni 1938.

Baca juga: Puisi Kehidupan
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar