Pegadaian

kau kumpulkan keping harapan yang terserak
walau tinggal kepingan kecil tetap kau simpan
“aku tak mungkin hidup bila tak punya sekeping”
kau berbicara kepada dirimu sendiri

saat kau lapar dan tak menemukan sesuap nasi
kau bawa harapanmu itu ke kantor pegadaian
“pak, ini harapan berharga” katamu pasti
“berilah aku duit sesuai nilainya”

sekeping harapan tak bisa ditukar sebungkus nasi
kau kunyah lapar saat baring di kolong jembatan
kau sangat terlatih berhadapan dengan kecewa

pagi sekali kau sudah di gerbang pegadaian
di kantongmu ada dua keping harapan

Jakarta, 8 Desember 2010
Puisi: Pegadaian
Puisi: Pegadaian
Karya: Aspar Paturusi

Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Puisi Menunggu

Post A Comment:

0 comments: