Puisi: Percakapan Blang Mee (Karya L.K. Ara)

Percakapan Blang Mee

Suatu malam di bulan April
Terjadilah percakapan di Blang Mee
Antara penyanyi dan penyair
Di pentas terbuka
Ditonton orang yang cukup banyak jumlahnya

Penyanyi berdiri di pentas
Menyebut nama penyair
Mengharapkan hadir
Di atas pentas terbuka
Lalu terjadilah percakapan seadanya

Penyanyi mulai menarik suaranya yang merdu
Diiringi pukulan rapa-i bertalu
Semakin lama semakin seru
Dan penyair harus menjerit
Mengerahkan seluruh tenaga
Untuk sampai kepada pertemuan
Suatu percakapan khusuk
Untuk sama-sama memuji
Yang Mahatinggi
Ya Rabbi

Begitulah sebuah percakapan
Telah berkenan
Membawa pemain dan hadirin sekalian
Untuk masuk ke ruang mengenang
Mereka yang telah pergi
Dibawa tsunami

Percakapan di Blang Mee
Sebuah percakapan sederhana
Bagai detak detik dalam kabut
Hampir tak punya wujud
Namun ingatan pada yang pergi
Selalu di hati
Dan percakapan ini pun terjadi
Karena ingatan pada yang telah pergi
Selalu bersemi
Atas ridha Ilahi Rabbi

Lhoong, April 2007
Puisi: Percakapan Blang Mee
Puisi: Percakapan Blang Mee
Karya: L.K. Ara

Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi tentang Move On
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar