PESTA

pesta yang meriah cukup di hati, sayang
kita sepakat menerima apa adanya
demikianlah milik kita sesungguhnya
milik banyak orang di negeri kita

ada banyak pesta di depan mata
dari petang hingga pagi
tapi kita tak bisa hadir
nama kita tak ada di buku tamu

aku tahu kau tak tergiur
oleh gemuruh musik
kita punya musik sendiri
merekatkan teduh di hati

sesungguhnya tak ada pesta, sayang
hanya ada di sebatas harapan
hanya terucap pada kata-kata

tiba-tiba kau balik bertanya:
sebenarnya masih adakah
bernama harapan?

Jakarta, 11 April 2010
Puisi: PESTA
Puisi: PESTA
Karya: Aspar Paturusi

Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Contoh Puisi Gokil

Post A Comment:

0 comments: