Surat Cinta yang Hilang

Memang semua sudah hilang
Pucuk, daun dan batang jadam
Juga sudah terbang

Surat cinta dari orang yang berkasihan
Yang digurat dengan air mata
Juga sudah tiada
Warkah cinta mereka
Kini tinggal sisa
Berdiri di pinggir danau
Dijaga puteri hijau
Dengan perasaan galau

Semua sudah tak nampak di mata
Hanya disimpan di sebungkah batu
Yang terus menunggu
Janji cinta
Entah kapan tibanya
Tapi puteri hijau selalu menjaga
Kalau-kalau ia datang menjelma

Bila datang kabut
Menutup tepi danau
Orang berharap
Akan datang dan turun surat cinta
Mereka menunggu penuh harap
Tapi begitu kabut sirna
Tinggal luka hati mereka
Memerah di ujung rumput
Yang pudar warnanya

Betapa besar cintamu
Yang tertulis di jadam
Adakah lebih besar
Dari cinta puteri hijau
Tertulis di dinding guha
Tempat ia berdiam sejak purba.

Banda Aceh, 18 Maret 2011
Puisi: Surat Cinta yang Hilang
Puisi: Surat Cinta yang Hilang
Karya: L.K. Ara

Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi Sedih tentang Kehidupan

Post A Comment:

0 comments: