Tangan Berdarah

malam menelan bayang senja
pertanda gelap menguasai alam
kurindu cahaya-Mu

kemarau lumpuhkan malam dan siang
hidup pun semakin kering kerontang
kutunggu karunia-Mu

sudah begitu banyak dosa
tangan-tangan berdarah
masih ada ampunan-Mu?

Jakarta, 9 Juni 2011
Puisi: Tangan Berdarah
Puisi: Tangan Berdarah
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Contoh Puisi Konyol

Post A Comment:

0 comments: