Puisi: TARAWIH (Karya Aspar Paturusi)

TARAWIH

tak kau lihat ada setumpuk kata di halaman
ingin menghimpun diri ke dalam satu kalimat
namun kini tak ada yang mengandung makna
walau hanya sebaris doa
diucapkan terbata-bata

inilah saat-saat paling mulia
mengirim salam pada-Nya
dan akan kau tahu kepada siapa
Dia memalingkan wajah
lalu ada senyum-Nya

bila kau tak mampu menyatukan kata-kata
jauhkan sedih dari rangkaian kalimat
atau amarah
atau putus asa

jadi juga kita sujud pada-Nya
saat kita tarawih bersama?

Jakarta, 1 Agustus 2011
Puisi: TARAWIH
Puisi: TARAWIH
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Puisi Masihkah Kau Ingat
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar