Puisi: PARAI (Karya L.K. Ara)

PARAI

Takkan kutahu di mana letak Parai
Bila tak kutunjuk arah ke pinggir laut itu
Takkan kukecap madu Parai
Bila tak mengorak senyum di wajahmu
Kini Parai berderai-derai dalam kalbu
Nyanyian laut itu
Lagu sunyi tapi merdu
Kemilau cahaya pagi itu
Telah membersit dari matamu

Parai, teriakku
Batu-batu yang kukuh yang menjorok ke laut itu
Membawa ingatan kepada keteguhan perlawanan
Depati Amir, Batin Tikal dan Depati Barin
Yang berjuang untuk anak cucu

Parai, kataku tersedu
Laut yang biru yang tenang itu
Membawa ingatan kepada ketenangan pikiran
Para tokoh pejuang kita itu

Parai, kataku setengah terisyak
Pasir putih yang bertaburan di pantai itu
Bagai menikam yang berpercikan
Dari ucapanmu yang sederhana
Namun kini bergema
Memenuhi udara

Pangkalpinang, 22 Desember 2003
Puisi: PARAI
Puisi: PARAI
Karya: L.K. Ara

Catatan:
  • Nama lengkap L.K. Ara adalah Lesik Keti Ara.
  • L.K. Ara lahir di Kutelintang, Takengon, Aceh Tengah, 12 November 1937.

Baca juga: Puisi Mahasiswa Ekonomi
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar