Puisi: Sayangilah Desamu (Karya Aspar Paturusi)

Sayangilah Desamu

dari jendela kutatap gumpalan awan
masih ada celah langit tampak cerah
mendung pagi di atas kota menjauh
burung kecil ramai melintasi rumah

ribuan motor bergemuruh di jalanan
bagaikan laron mengepung kota
itulah wajah kota di mana-mana
bak perokok tak henti kepulkan asap

tak ada yang harus disalahkan
tak ada yang patut disesalkan
nafas harus tetap dihembuskan
hidup perlu bergegas cepat

kini sayangilah desamu
biarkan burung berkicau
langit tak dipadati debu

ditemani secangkir kopi
kalian ngobrol benih padi

Samarinda, 13 April 2012
Puisi: Sayangilah Desamu
Puisi: Sayangilah Desamu
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar