Senyum kepada Alam

buang cemas
pada langit gelap
paling hujan bakal turun
juga ada sambaran kilat
dan petir menggelegar

jangan hilang harapan
ketika rumahmu ditelan banjir
kau sangat berpengalaman
menghadapi luapan air

jangan takut pada pekat malam
sepanjang hari listrik padam
ada pula lolongan anjing
tubuhnya amat kedinginan

kau ulang doa-doamu
itu sangat baik
daripada diam merenung
dan kebingungan

tegaklah dengan kukuh
kakimu terbenam lumpur
di halaman dan di dalam rumah
sekalian benamkan lumpur dosa

langit tersibak cahaya mentari
tiba saat melepaskan senyum
kepada seluruh penghuni alam
bahkan juga ke tumpukan sampah

Jakarta, 31 Januari 2013
Puisi: Senyum kepada Alam
Puisi: Senyum kepada Alam
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: