Simpan Airmatamu

sudah, lenyapkan sedih
tak kau lihat dedaunan
sekalipun diayunkan angin
tetap bergerak menari riang

lihat pula ombak
dihempaskan badai
tetap menyalami pantai
bagai ungkapan cinta abadi

jadi bening air di pelupuk mata
jangan sampai berbutir mengaliri pipi
seolah kau kehilangan daya atas duka
biarkan bahasa alam terbata-bata

ketika matahari sembunyi
langit semakin menghitam
pula bulan hilang di larut malam
simpan airmatamu dalam-dalam

Jakarta, 20 Februari 2013
Puisi: Simpan Airmatamu
Puisi: Simpan Airmatamu
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: