Puisi: “Tidak Punya Negara” (Karya Aspar Paturusi)

“Tidak Punya Negara” *

di balik sana reruntuhan rumah
tanah terbentang digilas lumpur
kenangan manis terbang melayang
namun anak-anak masih sempat bermain
menabuh gendang, bernyanyi dan main bola

seorang lelaki tua dari kampung itu
entah marah, kesal, atau merasa dikalahkan
berujar:
“seolah-olah tidak punya negara!”

walau di sana langit bagai layar warna-warni
anak-anak kejar-kejaran di balik bayangan senja
ucapan lelaki itu sungguh perih menikam

Jakarta, 13 Oktober 2012


* sehabis nonton tayangan tv
Puisi: “Tidak Punya Negara”
Puisi: “Tidak Punya Negara”
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar