Puisi: Dalam Kesunyian Panjang (Karya Pudwianto Arisanto)

Dalam Kesunyian Panjang

terkadang; air mata bicara pada nurani, rambut, kening, ibu
mitos langit, rembulan, denting jam, komposisi waktu atau
harum tubuh lelaki, hangat kekasih, bibir dalam rangkulan
sejumlah investasi hati, juga silsilah pilihan dalam kalbu

dan luka-luka menggeronjal dasar benih, saat hening rahim-ku
tercemar, dalam lukisan noda hitam berlatar potret diri

puing-puing agung itu sinyal ribuan gen aids, sapaan otot-otot langit
tidur nyenyak sejak muara senyum datang lewat kesunyian panjang
lantas, menjejak degup dengan erangan suci mengayun samodra
menggelontor saudara seperanakan yang gugur kembali asal

Pasuruan 18/4/2002
Puisi: Dalam Kesunyian Panjang
Puisi: Dalam Kesunyian Panjang
Karya: Pudwianto Arisanto

Catatan:
  • Pudwianto Arisanto adalah penyair kelahiran Pasuruan.
  • Pudwianto Arisanto lahir pada tanggal 25 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar