LELAKI

Ketika kentong dipukul
bintang-bintang berebut
menenun pagi
jadi samudra

Di laut
naga memukul ombak
perahu tergoyang
bagai mainan

Dua ribu tangan menjinakkan air
menahan gelombang

Halilintar di kepala
bagai isyarat
memaksa laut
menyerahkan diri
untuk dijamah

Pelaut sudah turun
jaring-jaring perkasa
menangkap duyung
yang menggoda cinta

Para lelaki
berdiri di pinggir kapal
mengagumi wajahnya
menarik napas

Lelaki:
yang hanya bercinta di malam hari

Puisi: LELAKI
Puisi: LELAKI
Karya: Kuntowijoyo


Catatan:
  • Prof. Dr. Kuntowijoyo, M.A.
  • Kuntowijoyo lahir di Sanden, Bantul, Yogyakarta, pada tanggal 18 September 1943.
  • Kuntowijoyo meninggal dunia pada tanggal 22 Februari 2005 (pada umur 61 tahun).

Post A Comment:

0 comments: