Matahari Esok Hari

Wariskan bumi yang manis pada anak-anak kita
bukan pijar matahari yang membakar dada mereka
dan mengobarkan perdebatan zaman
di luar ketentuan kehendak detak jam.

Tak usah kita dongengkan bumi yang kian tipis
tambang-tambang semakin habis
agar mereka lebih berani
menyongsong matahari esok pagi

Hindarkan segala permusuhan
sebab kekerasan hanya batang bengkok yang didera dahan
yang membuat takut memiliki kedirian
dan berbiak jadi kejahatan

Wariskan bumi yang manis
seperti mula Tuhan mewarisi Adam
bumi perawan yang membawakan luas langit
tanpa kemunafikan.

Mereka adalah anak-anak masa depan
di tangannya tergenggam segala harapan
matanya memandang jauh memburu jejak-jejak bintang

Mari kita warisi: kekuatan!

Puisi: Matahari Esok Hari
Puisi: Matahari Esok Hari
Karya: Bambang Darto


Catatan:
  • Bambang Darto lahir di Nganjuk, pada tanggal 26 Februari 1950.
  • Bambang Darto meninggal dunia di Yogyakarta pada tanggal 20 Januari 2018.

Post A Comment:

0 comments: