Melintas Utara

Apa yang harus dipikirkan,
selama menyelam di dasar batu,
selain memahami ke mana angin berlari.

perjalanan menembus hutan,
pohon-pohon setia mengikuti gerak matahari,
sedangkan angina terus membawa berita musim.

kaki pun bercerita tentang sejarah tanah:
“laditulakraka langiq,
ladimanang ngairaka,
ladirande palaqraka?”

di tapal batas wilayah,
nama pun harus dilupakan.

2002
Puisi: Melintas Utara
Puisi: Melintas Utara
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.

Post A Comment:

0 comments: