Nama-nama

Nenek moyang mencipta nama-nama
Mereka tinggalkan begitu saja tanpa catatan kaki
Seolah sempurna isi kamus
Ketika hari mendung dan engkau perlu mantel
Tidak lagi kautemukan di halamannya
Berceceran. Hujan bahkan melepas sampul
Sesudah leluhur dikuburkan
Alangkah mudahnya mereka larut
Sebagai campuran kimia yang belum jadi
Terserap habis ke tanah.

Karena hari selalu punya matahari
Nama-nama terpanggil kembali
Dengan malu mereka datang
Telanjang sampai ke tulang
Tiba di meja mencatatkan nomor-nomor kartu
Menandatangani perjanjian baru.

Puisi: Nama-nama
Puisi: Nama-nama
Karya: Kuntowijoyo


Catatan:
  • Prof. Dr. Kuntowijoyo, M.A.
  • Kuntowijoyo lahir di Sanden, Bantul, Yogyakarta, pada tanggal 18 September 1943.
  • Kuntowijoyo meninggal dunia pada tanggal 22 Februari 2005 (pada umur 61 tahun).

Post A Comment:

0 comments: