Perjalanan Embun

Tak pernah aku luput
Dari gigil. Juga sebelum menjelma
Tetes. Di tengah bayu
Yang bersijingkat ke utara
Dini hari

Selalu saja adaku ibarat liang
Di tengah terowongan semesta. Tiada henti
Melayang. Dan terempas
Dalam hening dan sipongang

Adakah yang lebih rentan
Daripada sebutir air yang terguling
Oleh rindu dan sayup iris seruling
Kala ia tersangkut dan berayun
Di ujung daun. Gemetar. Di bawah sihir
Harum serumpun kemuning

2016
Puisi: Perjalanan Embun
Puisi: Perjalanan Embun
Karya: Mochtar Pabottingi


Catatan:
  • Mochtar Pabottingi lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan pada tanggal 17 Juli 1945.

Baca juga: Puisi karya Umbu Landu Paranggi

Post A Comment:

0 comments: