Suara Benteng Tua

Lewat dinding tebal berlumut
kubaca kisah-kisah masa lampau
suara itu, terdengar tak asing
walau rintihan dari masa silam
tangis dan desah napas terakhir

Benteng tua ini kini terasing
di tengah kota kian bising
tak takut lagi tumbang
oleh gempuran peluru meriam
tapi suara-suara itu
menyusup dari celah batu

Suara itu, terdengar tak asing
antara masa lampau dan kini
keluh, tangis dan jeritan
masih suara manusia

Lewat dinding tebal berlumut
kisah-kisah dukalara mencuat
di atas jejak kuda-kuda perang
kudengar suara-suara masa kini

Jakarta, 2000
Puisi: Suara Benteng Tua
Puisi: Suara Benteng Tua
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: