Tak Enak Kalah oleh Banjir

alam marah
hujan pun berhamburan
ke mana-mana

dari gang ke gang
air melaju kencang
rumah terbenam
barang-barang mengapung
untuk selamat segera berenang

tidur tak nyenyak di pengungsian
di rumah sendiri pasti lebih tenang
pikiran tak juga melayang-layang
alam, kenapa tanpa basa-basi
tega amat kau sebar banjir

ini hidup sudah tak menentu
kau jadikan tambah kacau
kami juga bagian dari alam
kenapa kita harus bermusuhan

engkau adalah pohon rindang
tumbuh subur di halaman
kau biarkan daunmu berguguran
sekitar kami kering kerontang
lalu sangat lebat kau turunkan hujan
lahan kami pun tenggelam kebanjiran

mimpi-mimpi kami juga terbenam
harapan dihanyutkan arus kencang
entah di mana kini terapung-apung
alam, bisakah kita berbincang-bincang
mengurai rasa tenang tenteram

sungguh tak enak kalah oleh banjir
alam, seharusnya kami yang menjagamu

Jakarta, 21 Januari 2013
Puisi: Tak Enak Kalah oleh Banjir
Puisi: Tak Enak Kalah oleh Banjir
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: