Puisi: The Rhythm of the Night (Karya Juniarso Ridwan)

The Rhythm of the Night

kelelahan itu tak memberikan sesuatu
hanya sebongkah lamunan yang begitu cepat berlalu
dan trotoar sebuah kota telah menyimpan masa lalu:
dengan tergesa-gesa perhelaan itu membunuh waktu;
"jangan dipaksakan cinta membusuk di saku baju!"

sejak kemarin aku sudah ungkapkan kebenaran
tapi mengapa semua orang memandang penuh heran
apakah karena lalu lintas yang padat kendaraan
atau karena air yang tak muncul dari saluran
dan wabah penyakit yang bersembunyi di batik koran?
sungguh, aku tak paham arti kehadiran seorang demonstran
karena berbagai rencana busuk berjalan tanpa halangan

di bogor aku ingat bini yang gemar makan rujak:
sambil tiduran, ia katakan, tak mungkin penindasan
beranjak. Buktinya, huruf-huruf telah berubah
jadi ulat membiak, dan bahasa jadi meriam siap menembak

1994
Puisi: The Rhythm of the Night
Puisi: The Rhythm of the Night
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar