Puisi: Catatan Akhir Tahun IV (Karya Wahyu Prasetya)

Catatan Akhir Tahun IV

di sanjung langit mendung
gumam terhambat beceknya langkah
dan ribuan hati yang bersembunyi
adalah ketakutan bagi tegur ramah hari ini
jika tergeletak sudah
harapan yang terbelah belati
tinggal serpih matamu yang bergetar
menyimpan isyarat impian congkak kita
segala tertanggal dan tumbuh kembali
bekas luka di kening serta setiap kerut dahi
segala putus dan terangkai kembali
duka kanak-kanak serta kegagalan ibu bapak
di sanjung awan-awan kelabu
redupnya suara menandai ketaksetiaan itu
bagi rangkuman citra esok pagi
di mana kematian pewarna rahasia hari-hari kita
segala putus segala terlepas
bulan dan tahun menguris kenangan di tanah
siapapun yang telah rebah dan kalah
hari ini kembali mengatur langkah

Berlin, 1983
Puisi: Catatan Akhir Tahun IV
Puisi: Catatan Akhir Tahun IV
Karya: Wahyu Prasetya

Catatan:
  • Eko Susetyo Wahyu Ispurwanto lahir pada tanggal 5 Februari 1957 di Malang, Jawa Timur.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar