Puisi: Het Rijksmuseum Amsterdam (Karya Kurnia Effendi)

Het Rijksmuseum Amsterdam

Sejumlah abad berdiang di sini
Dihangatkan kembali
Menyala berulang kali, dalam
gemeretak arang memori

Dalam miniatur dan replika:
Kapal-kapal tua membawa berbagai
bangsa, muasal roda, bunyi musik purba,
perang dan huru-hara, para pembawa
risalah, dan rute panjang
perjalanan rempah-rempah

Tegak dalam susunan, pedang-pedang
yang lebih panjang ketimbang jangkung hulubalang
: kepala siapa pernah dipenggal?
Setelah dikawal dari sel dan istal

Porselen lantai dengan tera nila
Adalah moyang seluruh keramik yang dipajang
Wadah lilin dan cangkir-cangkir bangsawan
membisu. Tak tergusur umur

Apa yang mereka – benda-benda itu – ingin
saksikan dari tubuh dan zaman kita?

Amsterdam, 2017
Puisi: Het Rijksmuseum Amsterdam
Puisi: Het Rijksmuseum Amsterdam
Karya: Kurnia Effendi

Catatan:
  • Kurnia Effendi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1960.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar