Puisi: Menerpa Lensa Kamera (Karya Pudwianto Arisanto)

Menerpa Lensa Kamera

iring-iringan mobil menyemut sejajar kali mas yang kusam
belepotan kaleng rombeng, sampah, comberan pabrik, kondom
kotoran warga; menerpa lensa kamera, dibungkus obsesiku
dalam buka-bukaan diagram jasmani terasa mreteli, sungguh
aku juga bermain dengan aktor akhis politikus blingsatan

kiprah adegan di panggung menawan, secara bebas terekspresi
bagai denting liar menjarah manisku, dalam map lain pula
semua gerak intim siasat, hati yang ngedumel: sujud berat
intropeksi melanjutkan propaganda, di seberang kali itu :
kuhisap udara pucat, bau kentut, air mani, anyir darah

endapan birahi terlunta-lunta, kuracik di pantai kenjeran:
yang keluar bait-bait cinta mengandung perawat, aku grogi
gelisah menunggu memo juru masak dari paranormal, dan bejo:
sebut demikian, karena lesehan blak-blakan mengurangi kutang

Surabaya, 28/6/1990
Puisi: Menerpa Lensa Kamera
Puisi: Menerpa Lensa Kamera
Karya: Pudwianto Arisanto

Catatan:
  • Pudwianto Arisanto adalah penyair kelahiran Pasuruan.
  • Pudwianto Arisanto lahir pada tanggal 25 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar