Puisi: Pakhuis (Karya Kurnia Effendi)

Pakhuis

(1)

Sejak 2013, gudang itu menjelma restoran
Ruang dengan lampu temaram
atau teras belakang dengan flora rambatan

Sebagian ilmuwan mampir untuk makan
Sepiring salad dengan ayam bakar
atau burger tebal berlapis keju kambing
Bir dingin dalam botol langsing
menggusah angin yang meragi matahari

Di depanku: Joss dan Frieda berbaku cakap
perihal pahlawan, dengan tafsir beragam
Aku tetap bersiteguh mencari Raden Saleh
dengan cara yang kutempuh

(2)

Pakhuis tentu berbeda dengan Pak Kumis
Ia tidak membakar sate atau meracik bakso

(3)

Kukunyah tebaran kacang: mete dan almond
Dari piring tembikar yang kini kosong

Leiden, 13 Juli 2017
Puisi: Pakhuis
Puisi: Pakhuis
Karya: Kurnia Effendi

Catatan:
  • Kurnia Effendi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1960.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar