Puisi: Sajak Cermin (Karya Nenden Lilis Aisyah)

Sajak Cermin

cermin yang kita cari
terselip dan tertinggal entah di mana
tapi tiba-tiba kita sudah saling berhadapan
kita akan saling berseru tentang laba-laba
yang membangun sarang di mata kita masing-masing
tapi kita cepat membuang wajah

lalu diam-diam kita saling meneliti kembali
kita temukan entah berapa banyak debu
menutupi pori-pori kulit kita
angin dan gerimis sempat mengusapnya
namun malam menyempurnakan kelabunya
kita pun cepat menutup tubuh

akhirnya, kita saling membelakangi
tak saling menoleh lagi
tapi tercium juga bau sampah dari hati kita
dan seekor anjing seperti sedang mengais-ngaisnya

1995
Puisi: Sajak Cermin
Puisi: Sajak Cermin
Karya: Nenden Lilis Aisyah

Catatan:
  • Nenden Lilis Aisyah lahir di Malangbong, Garut, Jawa Barat, pada tanggal 26 September 1971.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar