Puisi: Sebuah Jalan pada Siang Hari (Karya Juniarso Ridwan)

Sebuah Jalan pada Siang Hari
- panorama unjukrasa

ribuan kepala manusia berubah
menjadi sebuah jalan yang teduh,
arak-arakan pun bergerak menelusuri
jejak keyakinan yang telah disia-siakan

karena ketakutan menjelma jadi kekejaman,
api pun larut dalam lelehan darah;
kaki-kaki mengalir bermuara di hati
tangan-tangan membeku menembus bumi,
suara-suara parau kehilangan nyali

orang-orang kalah menjadi dungu,
tubuh pun dipenuhi aroma aspal,
jalan terluka sebagai catatan sejarah
yang tak bisa diingat anak sekolah.

: masa depan adalah teka-teki lubang hitam, bapak.

1996
Puisi: Sebuah Jalan pada Siang Hari
Puisi: Sebuah Jalan pada Siang Hari
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar