Puisi: Winter Turun di Rio de Janeiro (Karya Sides Sudyarto D. S.)

Winter Turun di Rio de Janeiro

Winter turun tanpa malu-malu
Menimpa wajah sendu
Rio de Janeiro

Winter turun tanpa malu-malu
Dan angin malam menerpa
anak-anak jalanan
Sisa masa lalu akar perbudakan
Berpuluh mereka tewas disapu peluru
yang dihamburkan dari laras panjang
Policia militar
Dalam udara malam yang beku

Di subuh esoknya presiden
diizinkan pergi
Meninggalkan seluruh rakyatnya
Dengan berkopor-kopor uang tunai
Dan Itamar Franco pun muncul ke permukaan
Ketika kota semakin ramai
Diserbu kaum pengangguran
Dan dusun kian sunyi kehilangan penduduk

Winter turun jua di Sao Paulo
Pusat industri dan uang bertumpu
Saat itu, ketika Rio menjadi tumpukan kenikmatan
Dan uang lendir
Winter turun mengiringi irama samba
yang membanjiri Ipanema dan Copacahana
Dara-dara jelita menggigil dalam bugil
Sementara sejarah membisu
Terkulai dalam pelukan waktu

Puisi: Winter Turun di Rio de Janeiro
Puisi: Winter Turun di Rio de Janeiro
Karya: Sides Sudyarto D. S.

Catatan:
  • Sudiharto lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 14 Juli 1942.
  • Sudiharto meninggal dunia di Jakarta, pada tanggal 14 Oktober 2012.
  • Sudiharto menggunakan nama pena Sides Sudyarto D. S. (Sides = Seniman Desa. huruf D = nama ibu, yaitu Djaiyah. huruf S = nama ayah, yaitu Soedarno).
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar