Puisi: Gas Air Mata (Karya Mochtar Lubis)

Gas Air Mata

Anakku, Ade, kelas dua SMP
Ikut dengan Kappi ke Deplu
mereka diserang dengan gas air mata
tapi lalu mengamuk menghantam
Dan kemudian pulang, mata merah
tapi hati bangga, membawa
secabik kain pintu Deplu
perlihatkan pada adiknya, Ira,
nah, ini tanda mata dari Bandrio,
katanya bangga

28 Maret 1966

Puisi: Gas Air Mata
Puisi: Gas Air Mata
Karya: Mochtar Lubis

Catatan:
  • Mochtar Lubis lahir di Padang pada tanggal 7 Maret 1922.
  • Mochtar Lubis meninggal dunia di Jakarta pada tanggal 2 Juli 2004 (pada usia umur 82 tahun).
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar