Puisi: Jalan Nusantara (Karya Bur Rasuanto)

Jalan Nusantara

dua buah karangan bunga
diusung perlahan-lahan
gerimis berderai di kaki senja
menabur sendu di atas jalanan

arakan yang bertahan sejak pagi
memapak usungan ke tengah barisan
antara ancaman laras mengintai
gemuruh himne-himne pujaan

gugur bunga
padamu negeri
syukur - atas segala yang dirahmatkan
tanah air dengan para pahlawan
berilah kami kekuatan
jihad - darah sahabat menetes lagi
menetes ke bumi, menetes ke hati
menetesi senja terbenam
gerimis yang menikam
menetes bersamanya
lagu hening
wajah arakan kian menyala



Puisi: Jalan Nusantara
Puisi: Jalan Nusantara
Karya: Bur Rasuanto

Catatan:
  • Bur Rasuanto lahir di Palembang, pada tanggal 6 April 1937.
  • Bur Rasuanto meninggal dunia pada tanggal 15 Mei 2019 (pada umur 82 tahun).
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar