Puisi: Mata Kerubin (Karya M. Poppy Hutagalung)

Mata Kerubin
Terima kasih kepada dr. Nugroho

dan mata Kerubin-pun menari-nari
menatap ibunya dan kembali menari-nari
hi, betapa ajaib mahluk tak berdaya itu!

25 Januari ia keluar dari rahim ibunya
dengan kerlip matanya ia melirik dokternya
"ngelirik lagi lu," kata sang dokter bercanda

bening jernih cahaya surgawi
kini ia menatap ke segala arah
"lu kan baru lahir," lagi sang dokter bercanda

kerubin adalah anak rencana jangka panjang
tapi alat kb yang tak percaya
menjadikannya anak jangka pendek

(bukan ibumu tak menghendakimu, Kerubin
bukan pula bapakmu menolakmu
tapi kesehatan ibumu dan keuangan bapakmu
itulah penyebabnya)

o, o, kini ia telah bersih
dibedung dengan kain warna putih
ia nampak nyaman dalam boks kaca

Kerubin cantik Kerubin mungil
Jadilah mahluk surgawi kedua setelah Serafin, kakaknya.



Catatan: Serafin dan Kerubin, dua mahluk surga kepercayaan Kristen.

Puisi Mata Kerubin
Puisi: Mata Kerubin
Karya: M. Poppy Hutagalung

Catatan:
  • M. Poppy Hutagalung lahir di Jakarta pada tanggal 10 Oktober 1941.
  • M. Poppy Hutagalung, setelah menikah dengan penyair A.D. Donggo (pada tahun 1967), namanya menjadi M. Poppy Donggo.
  • M. Poppy Hutagalung merupakan salah satu penyair Angkatan 66.

Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar