Puisi: Matahari (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

Matahari

Siang
Aku jadi buta dalam pelukkan rajahari
setelah seribu malam berjaga-jaga
Lembar waktu
Aku berjalan meraba-raba di antara sekat kota
Keringat hari ini
membuat aku hitam
Tambah hitam di siang hari

Matahari dengan gigi waktu
mendera orang bisu
Orang diam
Siapa pun tak pernah tahu gagu jadi permainan
Matahari dengan gigi waktu mendera orang bisu

Aku tak bisa tinggal diam setelah berjaga-jaga
dalam seribu malam
Hari ini bukan permainan
Matahari
Kubur waktu jadi matahari
Keringat tak bisa diamkan nurani
bila kelam menyibak malam
Nanti sepi
Lari ke balik waktu sia-sia

Siang
Aku jadi buta dalam pelukan harapan

Bandung, 1988

Puisi: Matahari
Puisi: Matahari
Karya: Sutan Iwan Soekri Munaf

Catatan:
  • Nama Sebenarnya adalah Drs. Sutan Roedy Irawan Syafrullah.
  • Sutan Iwan Soekri Munaf adalah nama pena.
  • Sutan Iwan Soekri Munaf lahir di Medan pada tanggal 4 Desember 1957.
  • Sutan Iwan Soekri Munaf meninggal dunia di Rumah Sakit Galaxy, Bekasi, Jawa Barat pada hari Selasa tanggal 24 April 2018.

Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar