Puisi: No Regret (Karya Sutan Iwan Soekri Munaf)

No Regret
Kepada A,
Catatan dari sebuah warung

Mata tajam. Cahya gempita hamburkan bilik kalbu.

Adakah mentari memanggang bayang-bayang lelaki?

Dari kilat jangat putih menjalar berahi
di antara rambutmu mengibas waktu. Beku
dan jatuh sibak misteri. Iseng pun terpantul
dalam jerat rindu datang memukul-mukul
Ketika anganku menggapai matamu
Dalam. Kembara hari ke hari
merangkul dendam lelaki
dari dada penuh aroma. Di mana jalanku?

Buta. Kelam waktu di mana-mana
mencari-cari kata entah untuk siapa...

Kaukah perempuan rindu itu
yang berkaca dalam prisma kata: Memancar ke hati
dan meluncur ke dalam jiwa?

Akulah lelaki yang dipermainkan sepi
setelah menatapmu. Sungguh, perempuanku!

Tak ada kalimat lagi secerah tatapan mata
tanpa goda
hanya penuh makna
Barangkali malam ini lahir. Seribu mimpi
pun segera beranjak. Aku merengkuh rindu itu
di antara matamu
Semua ini jadi hampa: Ketika kau tak lagi di sini!

Johor Bahru, April 1999

Puisi: No Regret
Puisi: No Regret
Karya: Sutan Iwan Soekri Munaf

Catatan:
  • Nama Sebenarnya adalah Drs. Sutan Roedy Irawan Syafrullah.
  • Sutan Iwan Soekri Munaf adalah nama pena.
  • Sutan Iwan Soekri Munaf lahir di Medan pada tanggal 4 Desember 1957.
  • Sutan Iwan Soekri Munaf meninggal dunia di Rumah Sakit Galaxy, Bekasi, Jawa Barat pada hari Selasa tanggal 24 April 2018.

Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar