--> Puisi: Sajak untukmu (Karya Wiji Thukul) | Sepenuhnya

Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Sajak untukmu (Karya Wiji Thukul)

|
Sajak untukmu

sapaan anjing dari kelompok pink floyd rasuk ke darah
inilah pekerjaanku siang ini
memandang langit silau merenungi gelisah kusut
keringat liar mengalir di dalam dan tubuh lelah

di dalam darah dada tulang dan rasa
bayang-bayang berlarian dan angin selatan meyakinkan ragunya
ini bukan selatan, bukan, ini bukan utara, bukan bukan bukan
ini bukan barat bukan timur
ya siang itu masing-masing arah tak yakin pada
posisinya

di sanalah akan aku temu duniamu, di sanalah kelam bulat
garis panjang yang muram, bantal-bantal tak mengantuk
tapi kelambunya
dibiarkan berkibar lepas disorot cahaya dari langit
hampir tanpa warna
hampa.
di sanalah ibu anakmu ingin tidur dan tak punya mata
mengantarmu dan bapak berangkat berangkat ke dunia baru
yang sesungguhnya usang tapi selalu saja kita terkejut
dengan cara perjalanan itu
(kus, siang itu aku betul-betul ingin tidur).
matahari
berapa juta daun berterima kasih padamu
biarpun pohon itu akhirnya ranum buahnya kaugugurkan
matahari.
berapa juta terima kasih harus kubenamkan padamu
atas pertanyaannya dan tak bisa kujawab dan membuatku
hidup itu membikin irama

pink floyd membawa suara organ juga piano.
memetik sinar gitar lewat jari-jarinya yang tidak
kelihatan

burung-burung sudah jarang mungkin ingin berkicau di pinggir kota
pink floyd membawakan lagi sebuah nomor lagu dari
albumnya terbaru
aku juga lari mengambil buku puisi
masa depan datang menyamar jadi anak-anak
membawa topeng banyak dan menakutkan dan lucu

pink floyd membawakan lagi sebuah nomor
lalu dengan geli aku membacakan puisi cinta, bagimu


Puisi: Sajak untukmu
Puisi: Sajak untukmu
Karya: Wiji Thukul

CATATAN:
  • Wiji Thukul lahir di Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 26 Agustus 1963.
  • Nama asli Wiji Thukul adalah Wiji Widodo.
  • Wiji Thukul menghilang sejak tahun 1998 dan sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya (dinyatakan hilang dengan dugaan diculik oleh militer).

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar