--> Puisi: Surat (Karya Wiji Thukul) | Sepenuhnya

Sepenuhnya, tidak setengah-setengah.

Puisi: Surat (Karya Wiji Thukul)

|
Surat

ye,
satu titik bagi situ

perasaanku seperti membawa gitar
tanpa satu lagu pun aku bisa
ini nyanyian di dalam

aku dipojokan dalam bingkai sebuah lukisan
awan besar. sepi terbang melewati
kebun pohon pisang samar-samar
ditetesi bintang kuning

jalan ini lain dari biasanya batu besarnya
batu besar-besarnya di telapakku
akasia yang rimbun, rimbun sekali
semua telah berubah ya
mengapa baru dikenal sekarang
justru ketika sendiri ingin berdua

ye,
aku sudah besar bahkan dewasa
menjelang dua puluh satu
sudah tumbuh kumis dan
hasrat sex

aku tak mengerti sebabnya harus peduli
untuk gamelan pengantin di pesta tadi
apa hanya hasrat kelamin

larut malam
semua dikelupas
di
bawah
langit
ye, sendiri?


Puisi: Surat
Puisi: Surat
Karya: Wiji Thukul

CATATAN:
  • Wiji Thukul lahir di Solo, Jawa Tengah, pada tanggal 26 Agustus 1963.
  • Nama asli Wiji Thukul adalah Wiji Widodo.
  • Wiji Thukul menghilang sejak tahun 1998 dan sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya (dinyatakan hilang dengan dugaan diculik oleh militer).

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar