Tidak setengah-setengah.

Puisi: Jakarta (Karya Husni Djamaluddin)

|

Jakarta



jakarta adalah bis kota
yang berjubel penumpangnya
bergerak antara kemacetan jalan raya
dan terobosan-terobosan tak terduga

jakarta adalah bos besar
gajinya sebulan empat milyar
adapun yang babu
tinggi sudah empat puluh ribu

jakarta adalah rumah-rumah kumuh
yang mengusik tata keindahan gedung-gedung pencakar langit
jakarta adalah gedung-gedung pencakar langit
yang mencakar wajah-wajah kemiskinan rumah-rumah kumuh

jakarta adalah komputer
yang mengutak-atik angka-angka nasib
dan memutar
nasib angka-angka

jakarta adalah ciliwung
sungai keringat dan mimpi rakyatnya
di situ pula mengalir
air mata ibukota


Jakarta, 22 Juni 1990

Sumber: Indonesia, Masihkah Engkau Tanah Airku? (2004)


Catatan:
Babu: pembantu rumah tangga.

Husni Djamaluddin
Puisi: Jakarta
Karya: Husni Djamaluddin

Biodata Husni Djamaluddin:
  • Husni Djamaluddin lahir pada tanggal 10 November 1934 di Tinambung, Mandar, Sulawesi Selatan.
  • Husni Djamaluddin meninggal dunia pada tanggal 24 Oktober 2004.

Bacaan Menarik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar