Puisi: Kita Berdua (Karya Fikar W. Eda) Kita Berdua Kita berdua di tengah hujan dalam langkah kecil sepanjang trotoar membagi senyum pada siapa saja membagi sapa untuk siapa saj…
Puisi: Batu-Batu Sungai, Batu-Batu Langit (Karya Toto ST Radik) Batu-Batu Sungai Batu-Batu Langit (: Cecep Syamsul Hari) Batu-batu sungai menyanyi Batu-batu langit melud…
Puisi: Rumah di Atas Cinta (Karya Ariffin Noor Hasby) Rumah di Atas Cinta Rumah di atas cinta alangkah indah, ya Allah anak-anak kesetiaan bermain dengan Bismillah di dalam keteduhan-Nya Rumah di atas ci…
Puisi: Memang, Seperti Katamu (Karya Aslan Abidin) Memang, Seperti Katamu memang pertemuan itu sepele saja. seperti dusta yang tak terencana, atau suara tawa yang iseng. seperti katamu. tapi mengapa t…
Puisi: Kita Luka (Karya Wowok Hesti Prabowo) Kita Luka di dadamu matahari terbit tenggelam sepanjang hari memanasi dapur. kibaran dasi menusuk hati pabrik-pabrik tak berhati. hari ini yang terte…
Puisi: Belajar pada Laut Sunyi (Karya Widodo Arumdono) Belajar pada Laut Sunyi belajar pada laut sunyi-mu kesadaran terbangun mengubur segala mati di angkasa sepi di sepi kediaman-mu kusiangi rawa-rawa ke…
Puisi: Ada yang Tak Kunjung Usai (Karya Nurhayat Arif Permana) Ada yang Tak Kunjung Usai ada yang tak kunjung usai kau ceritakan bagaimana pasir menyerap buih yang dipendarkan ombak dengan tabah dan amat ikhlas l…
Puisi: Luka Padang (Karya Iyut Fitra) Luka Padang "jangan ucap apa-apa kalau hanya berarti selamat malam!" lalu diantarkan kita ke berbagai persoalan tahun-tahun hanyut. seperti…
Puisi: Apologia Sepasang Mata (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Apologia Sepasang Mata Abdurrahman Wahid //1// Di bawah bentangan malam yang semakin memanjang ke ujung dermaga, dari semenanjung kota-kota tua: mung…
Puisi: Nostalgia Taman (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Nostalgia Taman Cecep Syamsul Hari Di sudut taman itu, --di suatu detik yang aneh waktu meleleh di antara serbuk cahaya lampu dan rumpun perdu separu…
Puisi: Agenda Hari Tua (Karya Ahmad Syubbanuddin Alwy) Agenda Hari Tua Megawati Soekarnopoetri Duduk di sebuah taman kota, sendiri dan menepi seraya merenung, membayangkan agenda tua yang nyeri tanganku b…
Puisi: Orang-Orang Percetakan Lewat Tengah Malam (Karya Iman Budhi Santosa) Orang-Orang Percetakan Lewat Tengah Malam Dengan sabar dan sekaligus pintar mereka jaga mesin-mesin itu berputar. Meronda gigi, rol tinta, bunyi suar…