Puisi: Ngupil (Karya F. Aziz Manna) Ngupil yang berlubang selalu nantang sogokan, tak peduli iseng, gemas, atau keranjingan. serupa arkeolog muda penuh gairah aku disengat …
Puisi: Pezinah Pertama yang Masuk Surga (Karya Agus Noor) Pezinah Pertama yang Masuk Surga (1) Rasanya belum lama Kita nikmati Dosa pertama Dan kini mereka akan membakar kita Selepas subuh…
Puisi: Tangga ke Mahawu (Karya Acep Zamzam Noor) Tangga ke Mahawu Aku hanya menghitung sejumlah jari Pada tanganku. Tak ada Rosario lapis lazuli Atau tasbih pandan suji dalam genggamanku …
Puisi: Cipatujah (Karya Acep Zamzam Noor) Cipatujah Aku mengumpulkan lembar demi lembar daun Pada hamparan pasir. Di bawah rimbun ketapang Segala kesedihan dunia kupadatkan menjadi s…
Puisi: Klotokan dan Sahur (Karya Ahmad Yani AZ) Klotokan dan Sahur (Merindu Ramadhan) Tak pernah kutemukan bulan dari pecahan irama-irama malam selain gemerincingnya yang membangunkan titian lampau…
Puisi: Memasuki Ramadhan (Karya Alex R. Nainggolan) Memasuki Ramadhan - halasan nainggolan memasuki ramadhan, kerapkali aku terkenang ayah. ia yang tabah seperti cahaya doa. hanya sepir…
Puisi: Datanglah ke Negeriku (Karya Jose Rizal Manua) Datanglah ke Negeriku Datanglah ke negeriku Akan kau jumpai di sana Sambutan hangat Dari keramahan rakyatnya Dari keragaman budayanya Musim panas aka…
Puisi: Memandai Keris (Karya Raedu Basha) Memandai Keris Besi-besi dingin hatiku dikecup kabut pagi harimu kudentang pukulan pandai dalam pengapian …
Puisi: Layangan (Karya F. Aziz Manna) Layangan musuh kami bukan lagi reranting dan daunan yang mudah disogrek benang gelasan. tembok dan kabel lebih dempal dan bebal. jika ta…
Puisi: Dalam Ruang Orkestra (Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja) Belgrade: Dalam Ruang Orkestra Ruang sunyi. Tak ada suara. Hanya gerak mata Ketika dimainkan musik daun-daun. Mengalir ke muara Aku tak mengenalmu. T…